Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Irsyad Syafar Tinjau UPT Embarkasi Padang

Padang – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Embarkasi Haji Padang Sumatera Barat (Sumbar) diminta mengantisipasi layanan terhadap Jamaah Calon Haji (JCH) selama berada di asrama apabila terjadi erupsi Gunung Marapi dan menyebabkan penerbangan terganggu, sehingga berpotensi terjadi penumpukan jamaah di Embarkasi Padang.

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Irsyad Syafar saat meninjau UPT Embarkasi Haji Padang mengatakan, antisipasi perlu dilakukan agar pelayanan terhadap JCH tidak terganggu selama berada di asmara mulai dari pelayanan pertama one stop service, hingga pelayanan makan dan menginap. 

Ia menyebutkan, apabila erupsi Gunung Marapi terjadi dan mengganggu penerbangan, maka operasional BIM akan ditutup. Kondisi demikian sudah pernah terjadi, saat erupsi Gunung Marapi. 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar Meninjau UPT Embarkasi Haji untuk mengetahui kesiapan UPT tersebut dalam melayani JCH haji selama berada di asrama. Peninjauan bersama anggota Komisi V DPRD Sumbar, Afrizal. 

Irsyad Syafar dalam kesempatan itu  mengatakan, persiapan pihak UPT Embarkasi Haji Padang sudah dilakukan secara optimal. Bahkan peningkatan sudah terjadi sejak pelayanan one stop service pertama kali dilaksanakan musim haji 1444 H. 

Sementara itu, Kepala UPT Embarkasi Haji Padang, Afrizen menjelaskan, pihaknya sudah menggelar rapat bersama stakeholders terkait, membahas erupsi Gunung Marapi. Apabila hal itu terjadi, bukan tidak mungkin berpotensi akan mengganggu penerbangan. 

Rapat tersebut membahas upaya yang dilakukan apabila operasional Bandara Internasional Minangkabau atau BIM tidak beroperasi akibat dampak erupsi Gunung Marapi. (Mus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *